Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan

Mei 29, 2010

17 AGUSTUS

Oleh: SangKodok


Merah Putihku berkibarlah sepanjang masa
Kami anak-anak bangsa akan selalu menjagamu
Takkan perna ada yang mengusikmu selagi kami merah
Takkan perna ada noda selagi kami putih

Hembusan angin takkan membuatmu goyah
Terpaan hujan takkan membuatmu luntur
Siang dan malam kau berkibar dengan gagah
Tak kenal lelah menjaga negri ini

Gelora semangat yang kau kobarkan
Membuat kami tak terkalahkan
Tiangmu tinggi menjulang angkasa
Membuat kami merasa perkasa



Wahai merah putih ku
Merahkan lah semangat di dadaku
Putihkan lah niat suciku
Walaupun sekarang kau menangis
Melihat anak-anak negri yg semakin sinis
Berjiwa pengkhianat dan penghancur negri

Wahai merah putihku
Takkan kubiarkan kau terkoyak dan hina
Takkan ku biarkan kau menjadi lemah
Kau ku bela ntuk selamanya
Selengkapnya...

Sayangi IBU-mu

Oleh: SangKodok



“Ibunda sebuah bangsa yang KUAT dan TERHORMAT
Beliau adalah wanita-wanita yang DICINTAI dan DIMULIAKAN"



Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah

Seperti udara...
kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...
ibu...ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas...
ibu...ibu....

Seperti udara...
kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...
ibu...ibu
(Iwan Fals-IBU)
Selengkapnya...

Salamku Untukmu Negri

Oleh: SangKodok

Salam sejahtera negriku.
Salam sejahtera saudaraku.
Salam sejahtera ibu pertiwi.
Salam yang takan perna terhenti terucap dari mulut-mulut anak bangsa.
Salam yang takan perna sirna dari bumi pertiwi.
Walaupun sinar mentari menyengat dibumi pertiwi.
Walaupun senja menyelimuti bumi pertiwi.
Walaupun rembulan menyinari bumi pertiwi.
Aku takan perna tahu apa yang matahari, senja dan rembulan bisikan.
Apa yang mereka bisikan..Apa yang merka katakana..
Apa..apa..aku tak tahu.
Apakah mereka berkata pada negriku sama seperti salam yang tak pernah terhenti terucap dari mulut-mulut anak bangsa.
Tidak..tidak merka hanya mempercantik negriku.
Merka hanya memperindah ibu pertiwi.
Ibu yang sedang terluka,terluka akan kepicikan, kesombongan dan keserahkaan para penguasa.
Ya matahari, senja dan rembulan hanya mempercantik ibu pertiwi yang sedang terluka oleh penguasa negri ini.
Ibu pertiwi bagaikan gadis yang kehilangan keperawanannya.
Ibu..ibu..terikanlah semangatmu pada generasi muda untuk menyambut hari esok
Ibu kobarkanlah semangat pada pemuda-pemuda bangsamu.
Salam sejahtera..salam sejahtera ibu pertiwi.
Selengkapnya...

"Teman"

Oleh: SangKodok




Teman...
Kata itu sering aku dengar namun aku tak tau apa arti yang pasti...
Kucoba pelajari kata itu dengan sejuta hal yang kualami...

Teman...
Sering orang mengatakan kata itu, tapi tak pernah mereka menerangkan apa artinya...
Suatu saat aku akan temukan jawaban akan kata itu...
Entah sekarang atau ketika nafasku telah berhenti berhembus...
Mungkin teman sejatikulah yang akan mengusap airmatanya diatas batu nisan makamku...

Aku tak pernah merasa memiliki teman sejati...
Karena mereka selalu pergi ketika ada luka dihati...
Mereka hanya datang saat rasa hatiku senang...
Mengajakku tersenyum saat aku telah tersenyum...
Namun, mereka tak pernah mengajakku tersenyum, saat airmata tengah menetes dari pelupuk mataku...

Adilkah ini Tuhan...
Saat aku harus memikul semua bebanku sendiri...
Sedangkan aku mempunyai jutaan orang yang mengaku dirinya teman...
Jadi apa arti kata Teman, Tuhan?

Teman...
Kata yang tak pernah aku mengerti...
Selengkapnya...